Diklat Pendidik Sebaya di Desa Besuki

Tim SID Desa Besuki 14 Mei 2018 22:02:14 WIB

Besuki – Tren tentang Kampung Keluarga Berencana atau lebih dikenal “Kampung KB” memang semakin menyebar, salah satunya Desa Besuki Kecamatan Panggul Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur yang ditunjuk Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Trenggalek pada tahun 2017 lalu. Tujuan dari Kampung KB sendiri salah satunya menjadi wadah informasi - informasi Bekaitan dengan Remaja tentang bahayanya pergaulan bebas, pernikahan dibawah usia, informasi tentang alat reproduksi, dan lain-lain.  Untuk mewujudkan tujuan dari Kampung KB tersebut. Sundari sebagai Ketua Pengelola Kampung KB di Desa Besuki bekerja sama dengan BKKBN Kabupaten Trenggalek mengadakan  Diklat Pendidik Sebaya, Diklat tersebut berdiskusi tentang permasalahan kesehatan alat reproduksi yang dihadapi remaja, membahas tentang bahaya  pergaulan bebas dan lain-lain yang berkaitan dengan remaja.  Diklat Tersebut dihadiri oleh BKKBN tingkat Kabupaten dan BKKBN tingkat Kecamatan sebagai narasumber dan juga perwakilan Pelajar atau remaja Desa Besuki sebagai Peserta.

Sundari, menyayangkan kurangnya informasi tentang alat reproduksi bagi remaja, "Sayangnya saat ini tempat pelayanan dan pusat informasi bagi remaja yang mempunyai masalah kesehatan reproduksi masih kurang banyak," kata Sundari dalam Diklat Pendidik Sebaya, yang diadakan di Balai Desa Besuki pada hari Rabu (09/05/2018).

Menurutnya, kebutuhan remaja dalam mendapatkan informasi kesehatan reproduksi secara menyeluruh dan terpadu sangat diperlukan.

Regulasi tersebut berupaya mencegah dan melindungi remaja dari perilaku seksual berisiki dan lainnya yang mempengaruhi kesehatan reproduksi. Kedua, mempersiapkan remaja untuk menjalani kehidupan reproduksi yang sehat dan bertanggung jawab."Permasalahan remaja yang masih sering terjadi, yaitu kehamilan yang tidak diinginkan, aborsi, kawin muda, NAPZA HIV-AIDS dan penyakit menular seksual," sambungnya.

Menurutnya, seorang remaja atau mahasiswa dapat menjadi pendidik sebaya bagi remaja lainnya. Ia menilai, pendidik sebaya lebih mempunyai komitmen dan motivasi yang tinggi sebagai nara sumber bagi kelompok remaja sebayanya."melalui Diklat ini para pendidik sebaya dan konselor sebaya akan mendapatkan pelatihan dasar dengan modul terstandar dari BKKBN untuk membagikan informasi kepada remaja lainya," ujar dia.

Menurutnya dengan adanya Diklat seperti ini sangat diperlukan karena remaja Indonesia harus menjadi sosok yang berkarakter dan memegang nilai-nilai revolusi mental dengan nilai-nilai integritas, memiliki etos kerja, dan gotong royong. Sehingga, terjadi percepatan Generasi Emas Indonesia yang mengedepankan pencapaian tingkat pendidikan setinggi mungkin, memiliki pekerjaan yang kompetitif, memiliki perencanaan pernikahan dan aktif dalam kehidupan masyarakat serta memiliki pola hidup sehari-hari yang sehat.

Komentar atas Diklat Pendidik Sebaya di Desa Besuki

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Layanan Mandiri


Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.

Masukkan NIK dan PIN!

Komentar Terkini

Media Sosial

FacebookTwitterGoogle PlussYoutubeInstagram

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Lokasi Besuki

tampilkan dalam peta lebih besar